Jualan Pasir

Baru-baru ini saya amat muak berang mendengar berita di TV. AP4LI Asosiasi Para Petinggi Penjahat Perusak Lingkungan Indonesia nggak tau apa kepanjangannya nggak penting yang jelas mereka ini seenaknya saja jual pasir ke Negara tetangga Singapura. Kata ketuanya Erma/Erna Hidayat alasannya sepele pendangkalan pantai. Iya mulanya begitu tapi ntar kalau pantai dah habis pasirnya apalagi alasan mereka demi meraup uang. Apa belum cukup tuh hutan digunduli. Mau jadi apa Negara kita ini kalau isinya para perusak alam semua. Kalau nggak bisa berguna bagi bangsa ini ya paling nggak jangan merusak alam donk. Anak cucu kita mau dikasih apa kalau alamnya dirusak terus. Mau dikasih sampah bencana saja? Padahal mereka itu tau pasir di Singapura untuk memperluas Pantainya. Kalau pantai mereka luas menjorok ke laut kan dah jelas tuh. Batas teritorial wilayah suatu Negara kan dihitung dari garis pantai. Tau sendiri Singapura kan berbatasan dengan Negara kita, nggak perlu saya terusin apa akibatnya. Belum cukup pho.. Pulau Linggitan dan Sipadan lepas dari NKRI. Memang Negara kita luas dan kepulauan banyak pulau, jadi kurang dua lom apa2. Tapi bukan itu maksudnya, tetesan darah pada pahlawan kita yang berjuang demi sejengkal wilayah NKRI nggak dianggap tuh.

Ya sebagai orang kecil yang nggak terkenal bisa berbuat banyak bagi Negara, saya cuma bisa nyumpahin dan misuh2 berdoa saja supaya para perusak alam, koruptor dan spesies sejenisnya diberi kesadaran agar tidak merusak bangsa lagi tapi sebaliknya bisa membangun bangsa. amin…

2 Tanggapan

  1. tau gak knapa endonesya makin ancur??? soalnya KB’nya tidak berjalan dengan baik. lho emang knapa??? iya seharusnya satu keluarga itu satu atau dua anak ajah, soalnya semakin banyak manusia maka semakin banya perusak alam, hutan digundulin lah, pasir dikerukin, laut dicemarin, karena pada dasranya manusia itu mahkluk rakus. kan di al -quran aja ada tuh… banyak anak banyak rejeki?? boong bgt… jadi dari sekarang buat hey..hey manusia penerus bangsa, ntar kalo punya anak jgn banyak-banyak ya… :D jadi inti knapa dunia rusak karena kebanyakan manusia didalemnya hehe…. sotoy banget gak sih gw???

  2. @ delcrit

    saya ga setuju kalo masalah KB itu mah….saya 9 bersaudara, alhamdulillah rejekinya lancar…karena tiap anak banyak rejeki, klo masalah ngehancuri negri ini demi kesenangan diri sendiri, saya yakin alasannya bukan masalah anak banyak, tapi emang pribadi mereka yang ga pernah bersyukur dan merasa cukup jadinya menghalalkan segala cara untuk memperkaya diri sendiri

Tinggalkan Balasan