Hari kemenangan bagi kaum muslim sebentar lagi tiba, hatiku gembira, aku bahagia. Hari kemenangan bagi yang berpuasa. Yang gak puasa nimbrung aja
Kebiasaan bagi bangsa Indonesia kalau lagi lebaran adalah mudik. Di negara lain mana ada yang punya tradisi ini. Orang berbondong-bondong pulang kampung mengunjungi keluarganya yang telah lama ditinggalkan. Jauh-jauh dari kota dengan segudang rasa kangen kampung halaman dan keinginan bertemu keluarga. Dengan setumpuk barang-barang hasil jerih payah bekerja di rantau untuk keluarga dikampung. Ya…..begitulah tradisi Mudik di Indonesia. Seandainya pemerataan ekonomi merata di tanah air kita ini mungkin tradisi ini tidak akan ada lagi. Mungkin ini hikmah dari ketimpangan sosial di tanah air ini sehingga orang harus pergi ke kota untuk mengais rejeki. Kalau tidak kan gak ada tradisi mudik…
Hari yang dinantikan tinggal menghitung hari lagi, kegiatan menjelang hari lebaran sudah mulai terasa. Tempat perbelanjaan mulai ramai dikunjungi para pembeli untuk membeli kebutuhan lebaran. Mulai dari belanja baju, makanan, dan lainnya. Tetapi kita juga jangan lupa karena bulan penuh hikmah, barokah, ampunan akan segera berakhir. Apa yang sudah kita kerjakan selama bulan suci ini. Sudahkah kita benar-benar menjalankan perintahNya? Adakah perubahan pada diri kita yang menuju kebaikan? Sudahnya kita memohon ampunan terhadap dosa-dosa kita yang telah lalu? Karena belum tentu tahun depan kita bertemu dengan bulan suci ini.
“Hanya kita sendirilah yang tahu apakah kita benar-benar berubah menuju kebaikan. Bukan penampilan kita saja yang indah, tapi hati kitalah yang harus indah. ” Semoga kita termasuk orang-orang beriman. amin
DIarsipkan di bawah: centil (cerita menyentil)